Ketua Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) Makassar, Musjaya,LA.ST.MM menyatakan dukungannya kepada Andi Nurhaldin Nurdin Halid untuk memimpin Partai Golkar Makassar melalui Musyawarah Daerah (Musda).
Musjaya sapaan akrabnya menilai Nurhaldin memiliki kemampuan dan kapasitas untuk memimpin organisasi, sekaligus memperkuat konsolidasi kader Partai Golkar di Kota Makassar.
Menurut Musjaya, pengalaman berorganisasi menjadi salah satu modal penting bagi Nurhaldin dalam menjalankan roda kepemimpinan partai.
Ia berharap, kepemimpinan ke depan dapat menjaga soliditas kader dan memperkuat kerja-kerja organisasi hingga ke tingkat bawah.
Dukungan tersebut juga menjadi perhatian di tengah dinamika internal Golkar Makassar setelah Munafri 'Appi' Arifuddin mengundurkan diri dari Partai Golkar pada 5 Oktober 2026 lalu.
“Menurut saya, Nurhaldin memiliki kemampuan dan kapasitas untuk memimpin Golkar Makassar. Pengalaman organisasinya menjadi modal untuk memperkuat konsolidasi dan menjaga soliditas kader,” ujar Musjaya kepada wartawan, Jumat, (16/10/2026).
Ia menilai, kepemimpinan partai tidak hanya membutuhkan kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga komunikasi yang baik serta kesanggupan merangkul berbagai elemen kader.
Musjaya berharap, momentum Musda dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan di internal partai. Dengan demikian, seluruh kader dapat kembali fokus pada pengembangan organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.
“Harapan kami, Golkar Makassar ke depan semakin solid. Siapa pun yang mendapat amanah memimpin harus mampu merangkul seluruh kader dan membawa organisasi menjadi lebih baik,” lanjutnya.
Diketahuo, Nurhaldin meruoakan kader Golkar yang memiliki pengalaman di bidang politik dan organisasi kepemudaan. Ia menjabat Ketua DPD AMPI Sulawesi Selatan periode 2025–2030, serta pernah menjabat pimpinan DPRD Makassar.


Social Footer