Breaking News

JELANG KEBERANGKATAN KE EROPA, ANTO MAPPAKOEE’DG TAYANG SILATURAHMI KE RUMAH SULTAN EDWARD SYAH PERNONG

Makassar Group Media Center.com
Bawa Misi Budaya Nusantara, Anto Mappakoee Bersama Rekan Siap Perkenalkan Batu Bertuah Monta Bassi Khas Sulawesi Selatan ke Eropa

Menjelang keberangkatannya ke Eropa, Anto Mappakoee’DG Tayang menyempatkan diri bersilaturahmi sekaligus berpamitan ke kediaman Paduka Yang Mulia Sultan Edward Syah Pernong, Sultan Kesultanan Kepaksian Sekala Brak. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga tali silaturahmi dan menghormati tokoh adat yang memiliki peran dalam pelestarian sejarah serta kebudayaan Nusantara.

Anto Mappakoee bersama sejumlah rekan  berencana besok 20 Oktober 2026 akan bertolak ke Eropa dengan membawa misi memperkenalkan kekayaan budaya tradisional Indonesia, khususnya Monta Bassi, batu bertuah yang dikenal sebagai batu mustika khas Sulawesi Selatan. Perjalanan ini diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan tradisi dan kearifan lokal Sulawesi Selatan kepada masyarakat internasional.

Sosok Sultan Edward Syah Pernong dikenal sebagai pemimpin Kesultanan Kepaksian Sekala Brak yang bertakhta sejak 1989. Selain menjalankan peran sebagai pemimpin adat, beliau juga merupakan perwira tinggi Kepolisian Republik Indonesia yang memiliki pengalaman di bidang reserse. Pada 31 Desember 2015, beliau dimutasi menjadi Pati Sahli Kapolri.

Silaturahmi Anto Mappakoee ke kediaman Sultan Edward Syah Pernong menjadi momen untuk mempererat hubungan antartokoh serta menunjukkan penghormatan terhadap pemimpin adat dan warisan sejarah. Nilai silaturahmi tersebut sejalan dengan semangat menjaga keberagaman budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman.

Anto Mappakoee, Aktif dalam Organisasi di Sulawesi Selatan

Selain dikenal melalui perhatiannya terhadap sejarah dan budaya tradisional, Anto Mappakoee juga dikenal aktif di sejumlah organisasi di Sulawesi Selatan. Kiprahnya dalam lingkungan organisasi menjadi bagian dari aktivitas sosial dan kemasyarakatan yang dijalaninya.

Melalui rencana perjalanan ke Eropa ini, Anto Mappakoee bersama rekan-rekannya ingin membawa nama budaya Sulawesi Selatan agar semakin dikenal di tingkat internasional. Monta Bassi menjadi salah satu unsur tradisi lokal yang akan diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan budaya dan identitas masyarakat Sulawesi Selatan.

Misi tersebut diharapkan dapat membuka ruang dialog budaya antara Indonesia dan masyarakat Eropa, sekaligus memperluas perhatian terhadap tradisi lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan ke luar negeri, melainkan juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan tradisi daerah sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. Dengan semangat pelestarian budaya, Anto Mappakoee bersama rekan-rekannya berharap Monta Bassi dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas.

“Dari Sulawesi Selatan menuju Eropa, membawa tradisi, memperkenalkan budaya, dan menjaga warisan leluhur Nusantara.”

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close