Breaking News

Skandal Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Sulawesi Selatan: Tuntutan Keadilan Membahana kepada PT. Wisan Petro Energi

Makassar, -Di tengah gemuruh tugas-tugas sehari-hari, Sulawesi Selatan kembali terguncang oleh dugaan pelanggaran hukum yang merusak keadilan dan kehormatan negara. Direktur Lembaga Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (PUKAT) Sulsel, Farid Mamma SH, MH, mengeluarkan pernyataan mengejutkan yang membangunkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penegakan hukum yang adil.Jum'at (15/03/2024) 

"Demi Keadilan: Kegelisahan atas Penegakan Hukum!"

Farid Mamma dengan tegas menegaskan bahwa ketika kepatuhan pada hukum terabaikan, itu akan menjadi pijakan bagi kekacauan dan penyalahgunaan kekuasaan. Dalam sorotannya terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT. Wisan Petro Energi, yang disinyalir menjual BBM bersubsidi kepada pengusaha industri di Sulawesi Selatan, ia memperingatkan bahwa diam terhadap tindakan kriminal semacam itu sama dengan menjadi bagian dari kejahatan itu sendiri. "Kami menolak menjadi penonton atas kejahatan ini," tegasnya, memberikan suara bagi mereka yang tidak bisa atau tidak berani bersuara.

"Menyelamatkan Integritas Bangsa!"

Lebih lanjut, Farid Mamma menyoroti dugaan bahwa PT. Wisan Petro Energi tidak memiliki izin angkutan khusus, yang menjadikan bisnis mereka sebagai pintu gerbang bagi penyalahgunaan BBM bersubsidi. Isu ini bukanlah sekadar caci maki dalam ruang diskusi, melainkan ancaman nyata terhadap integritas negara. Dia menekankan bahwa pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi harus dihadapkan pada hukuman yang setimpal, termasuk ancaman pidana penjara hingga enam tahun dan denda hingga enam puluh miliar rupiah. Jelaslah bahwa kejahatan semacam ini tidak bisa disepelekan.

"Perjuangan Tak Kenal Henti!"

Aksi protes yang digerakkan oleh Global Corruption Watch, dengan dukungan penuh dari PUKAT Sulsel, hanyalah langkah awal dalam perlawanan mereka terhadap ketidakadilan. Farid Mamma menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti hanya pada aksi tersebut. Upaya akan dilakukan dengan mengirimkan penyuratan dan melakukan tekanan politik hingga tindakan hukum diambil terhadap PT. Wisan Petro Energi. "Ini adalah perang melawan ketidakadilan, dan kami tidak akan mundur!" tegasnya, membakar semangat perlawanan bagi keadilan dan integritas negara.

Dalam atmosfer yang diwarnai oleh korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, suara-suara seperti Farid Mamma dan PUKAT Sulsel menjadi cahaya harapan bagi mereka yang masih memperjuangkan kebenaran dan keadilan. Dengan keberanian mereka, semoga masa depan Sulawesi Selatan bisa dibangun atas dasar keadilan yang kokoh dan teguh.

Kabiro GMC: H. Andi Akhmad ( H. Oeoe )

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close